Trump Kaji Kesepakatan Pengungsi dengan Australia - HadaCircle

3 Februari 2017

Trump Kaji Kesepakatan Pengungsi dengan Australia

Trump Kaji Kesepakatan Pengungsi dengan Australia - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengindikasikan bahwa ia mungkin akan mempertimbangkan kembali kesepakatan terkait pengungsi yang dicapai antara Australia dengan pemerintahan Obama bulan November lalu.

Donald J Trump

Kesepakatan itu menyebutkan bahwa sebanyak hingga 1.250 orang pencari suaka ke Australia akan diterima oleh Amerika Serikat. Orang-orang dari Timur Tengah dan Asia Tenggara ini ditampung di beberapa pusat tahanan setelah mencoba masuk ke Australia dengan menggunakan kapal.

Di laman Twitternya pada hari Rabu (01/02/2017), Trump menyebut kesepakatan itu bodoh. Cuitan tersebut dituliskannya setelah pembicaraan lewat telepon hari Sabtu (28/01/2017) dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull.

Harian Washington Post pada hari Kamis (02/02/2017) melaporkan bahwa selama pembicaraan dengan Turnbull, Trump menggambarkan kesepakatan pemukiman kembali pengungsi tersebut sebagai "yang terburuk yang pernah ada". Trump mengecam bahwa Turnbull tengah berupaya mengirim "pelaku bom Boston berikutnya" ke AS.

Washington Post menyebutkan bahwa saat Turnbull mengganti topik dan mulai membahas perang saudara di Suriah, Trump langsung menutup telepon, hanya 25 menit setelah pembicaraan yang awalnya diperkirakan berlangsung selama satu jam dengan pemimpin Australia tersebut yang merupakan salah satu sekutu setia AS.
Comments


EmoticonEmoticon