Badan HAM PBB Rilis Laporan Pelanggaran HAM di Myanmar

Badan HAM PBB Rilis Laporan Pelanggaran HAM di Myanmar - Badan PBB urusan HAM menyerukan pada Myanmar untuk segera menghentikan berbagai pelanggaran terhadap warga minoritas Rohingya.

Rohingya


Kantor Komisioner Tinggi PBB urusan HAM merilis hasil-hasi investigasi pada hari Jumat (03/02/2017), yang berfokus pada kekerasan di negara bagian Rakhine. Dilaporkan bahwa berbagai aksi terhadap warga Rohingya mencakup pemerkosaan massal, pembunuhan, pemukulan brutal, dan hilangnya orang.

Otoritas Myanmar tidak mengizinkan tim PBB untuk mengunjungi Rakhine. Tetapi penyelidik mewawancarai Rohingya yang melarikan diri dari negara bagian itu ke negara Bangladesh yang bertetangga.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa kebanyakan dari 200 orang yang diwawancarai oleh PBB menyatakan bahwa mereka telah menyaksikan pembunuhan membabi buta oleh tentara dan lainnya.

Disebutkan bahwa sekitar setengah responden mengatakan bahwa mereka memiliki anggota keluarga yang hilang ataupun telah dibunuh. Lebih dari 50 wanita menyatakan telah diperkosa atau mengalami kekerasan seksual lainnya.

Komisioner Tinggi PBB urusan HAM Zeid Ra'ad Al Hussein menyalahkan militer Myanmar atas aksi-aksi kejam tersebut.

Pasukan pemerintah terus memberangus Rakhine sejak warga Muslim Rohingya menyerang kantor-kantor polisi di wilayah tersebut pada Oktober tahun lalu.

0 komentar

Posting Komentar