CEO Uber Keluar dari Grup Penasehat Trump

CEO Uber Keluar dari Grup Penasehat Trump - Lebih banyak lagi perusahaan AS yang bersuara menentang larangan imigrasi President Trump, di tengah meningkatnya unjuk rasa dan kritikan. Salah satu pebisnis yang bergabung menentang adalah kepala perusahaan berbagi kendaraan Uber. Travis Kalanick menyatakan ia keluar dari dewan penasehat Trump.

Uber

CEO Kalanick mengungkap keputusannya ini melalui surel ke para stafnya. Kalanick menulis bahwa larangan perjalanan ini akan merugikan banyak orang di AS, dan ada kekhawatiran yang meningkat bahwa AS tidak lagi menjadi tempat yang menyambut imigran dengan baik.

Langkah ini diambil karena Uber mendapatkan kritikan terkait larangan imigrasi ini. Sebagian pengguna telah menghapus akunnya. Mereka menuduh perusahaan ini mendapatkan untung dari kondisi yang ada dengan mengirim mobil-mobil ke bandara JFK di New York, setelah para sopir taksi melakukan mogok untuk mendukung para imigran.

0 komentar

Posting Komentar