Jepang Mungkin Akan Angkat Suara di PBB Soal Pelucutan Nuklir

Jepang Mungkin Akan Angkat Suara di PBB Soal Pelucutan Nuklir - Jepang tengah mempertimbangkan untuk menyampaikan sebuah pidato di PBB sebelum pembicaraan untuk menyusun perjanjian yang mengikat secara hukum bagi pelarangan senjata nuklir.

PBB

Negosiasi akan dimulai hari Senin (27/03/2017) di New York sejalan dengan disahkannya sebuah resolusi di Sidang Umum PBB bulan Desember. Jepang beserta Amerika Serikat dan beberapa negara bersenjata nuklir lainnya memilih untuk menolak resolusi tersebut. Saat ini Jepang tengah mempertimbangkan untuk ikut negosiasi atau tidak.

Perwakilan dari negara-negara peserta dijadwalkan akan menyampaikan pidato segera sebelum pembicaraan dimulai. Sumber-sumber diplomatik PBB Jepang mengatakan para pejabat saat ini tengah mengatur agar utusan Jepang bagi Konferensi pelucutan yang berbasis di Jenewa, Nobushige Takamizawa, berpidato.

Takamizawa diyakini akan menekankan pentingnya pemusnahan senjata nuklir sebagai perwakilan satu-satunya negara yang pernah mengalami bom atom. Ia juga kemungkinan akan menegaskan kembali pendirian Jepang bahwa pelucutan harus dilakukan secara bertahap dengan kerja sama dari negara-negara bersenjata nuklir dan tidak bersenjata nuklir.

Perhatian tertuju pada apakah Jepang akan ikut serta dalam negosiasi sementara Amerika Serikat dan negara-negara bersenjata nuklir lainnya diperkirakan tidak akan hadir.

0 komentar

Posting Komentar