Partai Berkuasa dan Partai Oposisi Masih Berbeda Pendapat - HadaCircle

Minggu, Maret 26, 2017

Partai Berkuasa dan Partai Oposisi Masih Berbeda Pendapat

Partai Berkuasa dan Partai Oposisi Masih Berbeda Pendapat - Partai-partai dari kubu berkuasa dan kubu oposisi masih dalam sengketa terkait kesaksian dari kepala pengelola sekolah yang terlibat dalam jual beli tanah kontroversial.

Shinzo Abe

Partai oposisi utama Partai Demokratik serta tiga partai lainnya menuntut agar Akie, istri Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, memberikan kesaksian di bawah sumpah kepada parlemen untuk menguak masalah ini. Partai Demokratik Liberal yang berkuasa menolak hal itu.

Direktur Moritomo Gakuen, Yasunori Kagoike, memberikan kesaksian kepada parlemen hari Kamis (23/03/2017) bahwa di tahun 2015 ia menerima donasi satu juta yen, atau sekitar 9.000 dolar dari istri Abe. Pengelola sekolah itu baru-baru ini diketahui membeli sebidang tanah milik negara di Osaka, Jepang barat, dengan harga jauh di bawah harga perkiraan. Di tempat itu pihaknya berencana membuka sebuah SD swasta.

Pada hari Jumat (24/03/2017) di Badan Anggaran Majelis Tinggi, para anggota parlemen mengajukan pertanyaan kepada PM Abe mengenai kesaksian Kagoike ini. Abe membantah bahwa istrinya memberikan sumbangan itu. Ia menyatakan, disesalkan bahwa Kagoike membuat klaim yang berlawanan dengan fakta yang ada.

Seorang anggota parlemen LDP mengungkap isi surel dari Akie istri Abe yang ditujukan ke istri Kagoike di mana dinyatakan bahwa Akie tidak ingat pernah memberikan sumbangan satu juta yen. Mengenai masalah kiriman faks yang Kagoike sebut diterima dari staf Akie terkait transaksi jual beli tanah ini, PM Abe bersikukuh pesan faks itu menunjukkan bahwa staf tersebut menolak permintaan Kagoike.

Abe menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah tidak memberikan perlakuan khusus kepada pengelola sekolah ini. Ia tetap bersikap bahwa isi faks tersebut tidak memberikan indikasi keterlibatan istrinya dalam jual beli tanah ini.

Keempat partai oposisi menyatakan mereka perlu mendengar pernyataan semua pihak yang terlibat dalam kontroversi ini. Mereka menuntut agar delapan orang termasuk Akie dan Gubernur Osaka Ichiro Matsui memberikan kesaksian di bawah sumpah kepada parlemen. Namun LDP menolak tuntutan tersebut, dengan menyatakan penjelasan yang diberikan sejauh ini oleh pemerintah sudah memadai.

Kepala urusan parlemen Partai Demokratik Kazunori Yamai menyatakan ia marah dengan cara LDP dan Abe yang tampaknya mencoba menutupi masalah ini.
Comments


EmoticonEmoticon