Jepang Akhiri Misi Utama SDF di Sudan Selatan

Jepang Akhiri Misi Utama SDF di Sudan Selatan - Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan pemerintah menghabiskan setengah tahun dalam memutuskan untuk mengakhiri misi utama Jepang sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB di Sudan Selatan. Abe menanggapi seorang anggota parlemen dalam rapat komite Majelis Tinggi hari Senin (13/03/2017). Hari Jumat lalu, pemerintah mengumumkan tidak akan mengirimkan unit Pasukan Bela Diri (SDF) Darat untuk menggantikan tim yang sekarang bertugas.

JAPAN Self-Defense Force

Anggota parlemen tersebut mengatakan tim yang tengah bertugas adalah yang pertama yang diberikan peran yang diperluas membela staf penolong. Anggota parlemen tersebut menanyakan Abe mengapa pemerintah memutuskan untuk mengakhiri misi itu serta meminta pendapatnya mengenai kritik yang mengatakan pemerintah membuat keputusan itu karena situasi keamanan yang memburuk. Abe menjawab bahwa pemerintah telah mulai membahas masalah itu di bulan September.

Ia mengatakan upaya guna menstabilkan Sudan Selatan mencapai kemajuan, serta pembangunan bangsa kini memasuki fase baru. Ia menambahkan bahwa unit SDF itu akan segera menyelesaikan pembangunan jalan-jalan di ibu kota Juba, sehingga pemerintah memutuskan untuk mengakhiri misi itu pada akhir bulan Mei. PM Abe mengatakan pemerintah Jepang kini melakukan pengaturan akhir guna menyediakan sokongan senilai 6 juta dolar bagi Sudan Selatan.

0 komentar

Posting Komentar