Belum Pesan tapi Sudah Disuguhi Makanan? Mengenal "Otooshi" di Izakaya - HadaCircle

Sabtu, April 22, 2017

Belum Pesan tapi Sudah Disuguhi Makanan? Mengenal "Otooshi" di Izakaya

Belum Pesan tapi Sudah Disuguhi Makanan? Mengenal "Otooshi" di Izakaya - Ketika mampir di izakaya saat kunjungan ke Jepang, mungkin Anda akan disuguhi makanan bahkan sebelum Anda memesan. Itulah yang disebut "otooshi". Selengkapnya simak informasi berikut!

Otooshi

Saat berada di izakaya atau bar Jepang dan memesan segelas sake, biasanya ada sepiring kecil makanan yang ikut disuguhkan. Nah, makanan inilah yang disebut dengan "otooshi".

"Otooshi" adalah masakan sederhana yang disuguhkan sambil menunggu makanan yang dipesan datang. Otooshi disuguhkan pada pelanggan tanpa perlu memesan. Setiap pelanggan akan mendapatkan satu otooshi, ada pula otooshi yang disuguhkan untuk ramai-ramai bila Anda datang berombongan. Biaya otooshi akan ditagih bersama dengan biaya makanan atau minuman yang Anda pesan. Bagi pelanggan yang baru pertama kali datang ke izakaya mungkin akan merasa bingung. Agar tidak bingung, mari simak penjelasannya!

Asal Kata "Otooshi"


Otooshi

Mari telusuri lebih dulu asal-usul istilah "otooshi". Di Jepang, mengantarkan pelanggan yang datang sampai ke tempat duduknya disebut dengan "otooshi suru". Dari situlah diperkirakan istilah "otooshi" berasal.

Lalu, mengapa otooshi menjadi semacam kebiasaan di izakaya? Jawabannya adalah karena saat pelanggan datang untuk minum dan memesan makanan di izakaya, pasti perlu waktu sampai makanan yang dipesan datang. Sementara itu, sake bisa cepat diantar ke meja pelanggan. Oleh karena sake-nya datang duluan, pelanggan harus menikmati sake tanpa ditemani makanan. Nah, fungsi otooshi adalah untuk "menemani" minuman sake tersebut! Jadi, sebenarnya otooshi adalah bentuk perhatian atau pelayanan izakaya terhadap pelanggannya.

Sekarang ini adalah hal yang biasa bila izakaya menarik biaya dari pelanggan untuk otooshi yang disuguhkan. Otooshi menjadi semacam kebiasaan unik Jepang yang telah diketahui orang Jepang pada umumnya, sehingga mungkin tidak akan ada penjelasan sebelumnya dari mereka. Ngomong-ngomong, istilah "otooshi" kebanyakan digunakan di wilayah Kanto, sementara di wilayah Kansai biasa disebut "tsukidashi".

Apa Boleh Menolak Otooshi?

Otooshi

Nah, pertanyaan ini mungkin muncul di benak Anda. Apa boleh kita menolak otooshi?

Ada sebagian izakaya yang memperbolehkan pelanggannya menolak otooshi. Dengan ini maka pelanggan yang bersangkutan tidak perlu membayar biaya otooshi. Silakan katakan bahwa Anda tidak memerlukan otooshi pada pelayan sebelum mereka menyuguhkan otooshi. Akan tetapi, bila biaya otooshi digabung dengan biaya sekiryo (sewa tempat), maka Anda tidak bisa menolaknya. Untuk lebih jelasnya, tanyakanlah kepada pelayan.


Biaya otooshi di izakaya pada umumnya adalah 300-500 yen per orang. Dengan ini Anda yang baru pertama kali pergi ke izakaya pun tidak akan bingung dan bisa menyiapkan sedikit uang lebih untuk biaya otooshi. Semoga informasi ini bermanfaat!

matcha-jp.com
Comments


EmoticonEmoticon