Jika Ada Masalah, Segera Datangi Masjid

Jika Ada Masalah, Segera Datangi Masjid - A’wan PWNU Jawa Timur H Hasan Aminuddin menyampaikan bahwa masjid dan mushalla merupakan rumah Allah SWT. Sehingga setiap menghadapi permasalahan dalam hidup maka segera datangi rumah Allah.

Masjid

Hal tersebut disampaikan oleh H Hasan Aminuddin ketika melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitur Rohim di Desa Randutatah Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, Jum’at (7/4) sore.

“Jika ada masalah, segera datangi masjid. Oleh karena itu masjid harus dibuat megah, besar dan bagus sehingga bagaimana orang i’tikaf bisa kerasan dan tidak panas. Kalau mau bangun, tolong yang besar sekali,” katanya.

Menurut Hasan, tidak ada rumah Allah yang dibangun tidak selesai asalkan takmir masjidnya amanah. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu meminta doa kepada kiai yang pelit. Kepada Allah saja jauh apalagi sesama manusia.

“Setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan. Buatlah masjid sesuai dengan keadaan masyarakat. Jangan sampai masjidnya besar, tetapi yang mau datang tidak ada, sehingga masjidnya sering kosong. Tugas takmir masjid adalah memakmurkan masjid,” jelasnya.

Hasan menegaskan bahwa setiap pembangunan rumah Allah pasti selesai. Hanya saja yang wajib membantu pembangunan masjid ini adalah tetangga. Masyarakat harus bahu membahu menyelesaikan pembangunan masjid agar memberikan manfaat kepada sesama.

“Supaya memberikan manfaat kepada orang lain, ada tiga hal yang dapat diberikan. Yakni, ilmunya, tenaganya dan uangnya. Percayalah dengan hitungan Al Qur’an, setiap yang dikeluarkan di jalan Allah dikembalikan 700 kali. Jika ada orang yang awalnya senang sekarang susah berarti dia tidak pernah bersedekah,” tegasnya.

Kepada masyarakat Hasan meminta apabila mempunyai anak yang belum menikah agar dijaga dengan baik. Sehingga tidak terpengaruh kepada narkoba, minuman keras dan pil koplo. Hal ini dilakukan oleh orang di luar agar generasi muda Indonesia lebih bodoh.

“Solusinya, dudukkan anak, setiap anak naik kelas dan khatam Al Qur’an ucapkan terima kasih. Jangan nasehati anak, tetapi berilah contoh. karena anak saat ini lebih pintar dari orang tuanya,” pungkasnya.

Sementara Takmir Masjid Baitur Rohim Ustad Maryo menyampaikan bahwa Masjid Baitur Rohim tersebut telah berusia 25 tahun. Pembangunan masjid yang membutuhkan anggaran dana sebesar Rp 1,5 miliar ini dilakukan karena kapasitasnya sudah tidak mencukupi lagi. Saat ini anggaran yang tersedia sudah mencapai Rp 209 juta.

“Bahan-bahan material pembangunan masjid ini berasal dari swadaya masyarakat. Kesadaran masyarakat sangat tinggi sekali. Masjid ini milik bersama dan bukan perorangan. Oleh karena itu mohon bantuan dan kerja samanya agar masjid ini bisa segera selesai,” katanya.

0 komentar

Posting Komentar