JAPAN HOUSE akan Dibuka di Sao Paulo Brasil

JAPAN HOUSE akan Dibuka di Sao Paulo Brasil - JAPAN HOUSE pertama di dunia akan dibuka di kota Sao Paulo, Brasil dalam sebulan mendatang. Ini adalah fasilitas yang diluncurkan oleh Kementerian Luar Negeri di luar Jepang guna menyampaikan beragam daya tarik Jepang.

Japan House

Setelah Sao Paulo, fasilitas serupa juga akan dibuka di London dan Los Angeles. Dalam Tinjauan kali ini ada Angela Tamiko Hirata, Presiden JAPAN HOUSE di Sao Paulo, tentang tujuan dari proyek ini dan detail dari fasilitas tersebut.

Hirata mengatakan JAPAN HOUSE akan dibuka di pintu masuk Jalan Paulista di pusat kota Sao Paulo. Arsitek terkenal di dunia dari Jepang Kengo Kuma, merancang bangunannya. Desain buatannya ini inovatif dengan bagian depan yang dipenuhi oleh enam ton pohon pinus Jepang yang dibawa langsung dari Jepang. Bangunannya bukan hanya menarik perhatian dari warga Sao Paulo saja tetapi dari seluruh Brasil.

JAPAN HOUSE memperkenalkan perkembangan terbaru di Jepang yang tidak diketahui oleh Brasil selaku tuan rumah. Brasil merupakan tempat bagi salah satu komunitas terbesar Jepang di luar Jepang. Kebudayaan Jepang yang dibawa oleh imigran Jepang telah mengakar di negara ini. Pada kenyataannya, ada lebih banyak restoran sushi di Sao Paulo ketimbang restoran yang menyajikan makanan khas Brasil, Churrasco. Penghormatan dan rasa sayang bagi Jepang dan orang-orangnya telah meresap di masyarakat Brasil. Hal itu membuat misi terbesar untuk menyampaikan perkembangan terkini Jepang menjadi semakin signifikan.

Di JAPAN HOUSE, seorang kurator dari Brasil dan sejumlah koordinator dari Jepang bekerja bersama untuk mengambil sesuatu atau mengundang orang-orang yang mewakili Jepang masa kini. Mereka kemudian akan menggelar pameran, lokakarya dan seminar. Ini bukan hanya memusatkan perhatian tentang Tokyo dan Osaka tetapi juga mencakup industri dan kebudayaan dari seluruh Jepang. Salah satu contohnya adalah Bashofu, kerajinan tenun tradisional di provinsi selatan, Okinawa. JAPAN HOUSE berkolaborasi dengan Toshiko Taira, seorang tokoh nasional dalam sebuah proyek untuk mempromosikan daya tarik kain tenun tersebut.

Hirata mengatakan, pihaknya juga akan memusatkan perhatian pada teknologi canggih seperti perangkat bergerak dan robot. JAPAN HOUSE juga akan memiliki kios-kios yang menjual beragam produk Jepang. Jadi fasilitas ini akan menjadi pusat bisnis sekaligus untuk seni. Hirata meyakini dengan demikian, JAPAN HOUSE akan memiliki peran yang semakin penting di masa depan. JAPAN HOUSE ingin membuat tradisi, inovasi dan modernitas Jepang bukan hanya dikenal di Brasil tetapi di seluruh Amerika Selatan.

Proyek Kementerian Luar Negeri ini akan berakhir pada Maret 2019. Setelah itu, fasilitas ini harus membiayai sendiri kebutuhannya. Jadi Hirata berharap untuk membuat pondasi yang kuat di Brasil terlebih dahulu dan mencari kerja sama dari seluruh negara Amerika Selatan pada masa depan, kata Angela Tamiko Hirata, Presiden JAPAN HOUSE di Sao Paulo.

0 komentar

Posting Komentar