Muhammadiyah, Perspektif Islam Berkemajuan

Muhammadiyah, Perspektif Islam Berkemajuan - Islam sejatinya merupakan agama yang membawa misi kemajuan untuk membangun peradaban dalam kehidupan umat manusia semesta. Inilah yang disebut dengan istilah Islam sebagai Din al-Hadlarah, yakni Agama Berkemajuan. Banyak sekali kandungan ajaran dalam Islam berbagai hal tentang kemajuan hidup manusia, yang harus diwujudkan dalam peradaban yang utama atau berkeunggulan.

Muhammadiyah

Islam berkemajuan bukan hanya norma ajaran, tetapi menyejarah. Pada masa Nabi Muhammad selama sekitar 23 tahun Islam telah mengubah bangsa Arab yang jahiliyah menjadi agama yang membawa pencerahan peradaban, sehingga terbentuk peradaban alMadinah al-Munawwarah. Setelah itu selama berabad-abad lamanya Islam menjadi agama yang membangun peradaban dunia, yang melahirkan era kejayaan Islam modern: The Golden Age of Islam, masa keemasan Islam.

Islam di Indonesia juga membawa perubahan ke arah kemajuan, yang prosesnya tidak sekali jadi. Pada awalnya Islam masuk ke Indonesia berhadapan dengan kebudayaan masyarakat Indonesia yang bertumpu pada stratum masyarakat petani yang banyak dipengaruhi oleh kepercayaan animisme (Dobbin, 2008: 185). Sejak itu seiring dengan kehadiran para penyebar Islam yang berpikiran maju atau pembaruan, maka terjadi proses pengembangan keislaman yang adaptif terhadap perubahan dan kemajuan.

Kehadiran Muhammadiyah

Muhammadiyah yang berdiri pada 8 Dzulhijjah 1330 H / 18 November 1912 hadir untuk menyambung matarantai kejayaan sejarah Islam khususnya yang berorientasi pada kemajuan. Muhammadiyah hadir untuk melakukan pembaruan atau pencerahan dari kondisi umat Islam dan Bangsa Indonesia yang kala itu terjajah sekaligus tertinggal dalam banyak aspek kehidupan. Inilah spirit awal dari Muhammadiyah dalam menggagas dan mewujudkan Islam sebagai agama berkemajuan.

Kelahiran Muhammadiyah menurut Prof Mukti Ali memiliki misi utama yaitu: (1) Membersihkan Islam di Indonesia dari pengaruh dan kebiasaan yang bukan Islam; (2) Reformulasi doktrin Islam dengan pandangan alam pikiran modern; (3) Reformulasi ajaran dan pendidikan Islam; dan (4) Mempertahankan Islam dari pengaruh dan serangan luar (Mukti Ali, 1958: 20). Upaya yang dilakukan semuanya berbasis pada pandangan Islam yang berkemajuan. Karena itu masyarakat luas menilai dan menjuluki Muhammadiyah sebagai gerakan Islam reformis, modernis yang mengandung esensi Islam berkemajuan.

Muhammadiyah memandang bahwa Islam merupakan agama yang mengandung nilai-nilai ajaran tentang kemajuan untuk mewujudkan peradaban umat manusia yang utama. Kemajuan dalam pandangan Islam melekat dengan misi kekhalifahan manusia yang sejalan dengan sunatulah kehidupan. Islam mengajarkan agar manusia mengurus dunia dan menjadikannya sebagai majra’at alakhirat atau ladang akhirat.

Islam memerintahkan umatnya untuk merencanakan masa depan sebagai bagian tidak terpisahkan dari bertaqwa (QS Al-Hasyr: 18), bahkan umat diperintahkan untuk melakukan perubahan nasib dengan ikhtiar sebab ‘Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya’ (QS Ar-Ra’d: 11). Muslim tidak boleh melupakan dunia, sebaliknya mengurus untuk meraih kebahagiaan abadi di akhirat dengan melakukan perbuatan ihsan dan tidak boleh merusak di muka bumi (QS Al-Qashash: 77).

Kemanusiaan Universal

Dalam konteks kemanusiaan universal Islam yang berkemajuan menyemaikan benihbenih kebenaran, kebaikan, kedamaian, keadilan, kemaslahatan, kemakmuran, dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia. Islam yang menjunjung tinggi kemuliaan manusia baik laki-laki maupun perempuan tanpa diskriminasi. Islam menggelorakan misi antiperang, antiterorisme, antikekerasan, antipenindasan, antiketerbelakangan, dan anti terhadap segala bentuk perusakan di muka bumi. Seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, kejahatan kemanusiaan, eksploitasi alam dan lainnya. Dan Muhammadiyah dengan pandangan Islam Berkemajuan tidak akan pernah berhenti menyinari negeri dan semesta kehidupan.

Bersama gerakan Islam lainnya tentu Muhammadiyah berazam agar umat Islam di negeri ini makin tumbuh dan berkembang sebagai golongan yang unggul atau khayra ummah yang menjadi uswah hasanah dalam membangun peradaban berkemajuan yang memancarkan rahmat bagi alam semesta. Dalam konteks yang penting dan strategis itulah maka posisi dan peran Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang membawa misi Islam Berkemajuan menjadi niscaya untuk melahirkan peradaban berkemajuan dalam filosofi negara Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur serta risalah Islam sebagai rahmatan lil-'alamim.

0 komentar

Posting Komentar