Belasan Ormas se-Kabupaten Sidoarjo Dukung Pembubaran HTI

Belasan Ormas se-Kabupaten Sidoarjo Dukung Pembubaran HTI - Sejumlah organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan se Kabupaten Sidoarjo menggelar pernyataan sikap secara spontan di Parkir Timur GOR Delta Sidoarjo, Selasa (09/05) siang. Mereka secara kompak mendukung sikap pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pimpinan dan anggota organisasi ini, menilai sikap tegas pemerintah itu untuk menjaga NKRI dan Pancasila.

Ormas Tolak HTI

Sejumlah organisasi itu diantaranya PC Ansor, Pemuda Pancasila (PP), KNPI, FKPPI Banser, serta sejumlah organisasi lainnya. Diantaranya Forum Komunikasi Putra-i Purnawirawan dan Putra /i TNI Polri (FKPPI); Pemuda Panca Marga (PPM); Gerakan Pemuda Anshor (GP Anshor); Barisan Anshor Serbaguna NU (BANSER); Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

Selain itu, ada Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU); Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII); Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII); Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI); Pagar NU dan Bangsa (PAGAR NUSA); Karang Taruna Sidoarjo, Fatayat; serta, Lembaga Dakwah (LDNU); Laskar Negara Kesatuan Republik Indonesia (LASKAR NKRI); Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB); Corps Brigade Pembangunan (CBP) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sidoarjo; dan Laskar Nusantara. Mereka tergabung dalam Gerakan Merah Putih Pengawal NKRI (GMPPN).

Mereka menyatakan sikap menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945. “Kami mendukung keputusan Menkopolhukam membubarkan HTI,” terang Ketua KNPI, Ari Suryono kepada Memo X, Selasa (09/05).

Selain itu, dalam aksi spontan itu mereka menyatakan 4 sikap. Diantaranya, mendukung keputusan Menkopolhukam untuk membubarkan HTI karena telah meronrong dan berupaya mengganti Pancasila dan NKRI. Akibatnya banyak menimbulkan benturan di masyarakat dan mengancam kerukunan dalam keberagaman.

Selain itu mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, dan pemuda untuk bersatu padu menolak keberadaan HTI dan segala bentuk aktivitasnya di Sidoarjo dalam rangka menjaga keutuhan Pancasila, NKRI demi kehidupan yang aman dan damai serta meminta Pemkab Sidoarjo mengambil langkah-langkah mendukung keputusan pemerintah pusat. Disamping itu meminta masyarakat Sidoarjo tetap waspada terhadap potensi dan kerawanan atas tindakan provokatif baik di Media Sosial (Medsos) maupun lewat aktivis-aktivis HTI. “Dukungan kami ini sifatnya spontan untuk menyelamatkan Sidoarjo. Ini gerakan moril mendukung sikap pemerintah pusat. Kami mendukung sepenuhnya di belakang pemerintah,” imbuhya.

Hal yang sama disampaikan Ketua PC Ansor Kabupaten Sidoarjo, Rizza Ali Faizin. Pihaknya bakal memetakan potensi maupun gerakan HTI di Sidoarjo dengan menurunkan atribut HTI dan beberapa pengajian yang sifatnya hanya membahas soal khilafah.

“Keputusan pemerintah ini akan terus kami kawal. Karena NKRI harga mati dan Pancasila itu warisan leluhur. Kalau dibiarkan maka bisa mengancam landasan negara yang merupakan warisan leluhur ini,” tegasnya.

0 komentar

Posting Komentar