Ginza, Kota Mode

Ginza, Kota Mode - Sejak akhir abad ke-19, Ginza dikenal sebagai kawasan perbelanjaan utama Jepang. Ginza yang menjadi kiblat gaya dan mode dipenuhi dengan toserba serta toko-toko yang menjual barang-barang bermerek mewah. Kami akan mengajak Anda ke Ginza, kawasan modis dan elegan di Tokyo.

Reporter Sonia Nakagawa

Ayo Jalan-Jalan di Ginza!

Setiap siang di akhir pekan dan hari libur nasional, kira-kira sepanjang satu kilometer jalan raya utama Ginza, ditutup untuk arus kendaraan dan hanya dapat dilintasi pejalan kaki.
Ginza adalah daerah pertama di Jepang yang melakukan penutupan jalan semacam ini.

Ginza

Ini adalah menara jam di toserba Wako yang menjadi simbol Ginza.
Di depan toserba Wako, di bawah menara jam ini, merupakan tempat pertemuan yang terkenal.

Ini adalah gedung yang indah bergaya Neo-Renaissance. Sebuah jam besar berbunyi setiap jam.

Menara Jam Wako

Tempat Lahirnya Kopi di Jepang

Ini adalah Café Paulista. "Paulista" adalah bahasa Portugis yang berarti sesuatu dari São Paulo. Jadi Café Paulista menyajikan kopi dari São Paulo.

Cafe Paulista

Hirokazu Hasegawa, manajer kafe ini, menggantikan dan meneruskan hasrat pendirinya untuk mempromosikan kopi Brazil di Jepang.

Pendirinya, Ryo Mizuno, membantu banyak petani Jepang yang miskin untuk mencari pekerjaan di Brazil. Di awal abad ke-20, banyak orang Jepang yang pergi ke Brazil untuk bekerja di perkebunan-perkebunan kopi.

Sonia:
"Ya, kopi ini memiliki aroma Brazil. Saya tidak mengira bisa mendapatkannya di Ginza ini warisan emigran Jepang ke Brazil."

Perubahan Wajah Toserba Mewah di Ginza

Toserba di Ginza cenderung menyediakan barang-barang yang mahal.
Dua tahun lalu, Matsuzakaya menyediakan bagian yang menjual pakaian diskon dan barang-barang diskon lainnya, sebagian besar menargetkan pada perempuan usian 20-an dan 30-an tahun.

Ginza

Matsuzakaya juga menyewakan tempat ini kepada penyalur utama barang elektronik diskon dalam rangka menarik wisatawan Cina yang semakin banyak datang ke Ginza beberapa tahun terakhir ini.

Ginza

Eiji Kikuya, Manajer Umum Matsuzakaya, Cabang Ginza:
"Ada dua toserba lainnya di Jalan Ginza. Kalau kami melakukan hal yang sama, berarti kami hanya akan saling berebut konsumen. Kami berusaha menampilkan barang yang berbeda, menawarkan harga dan barang yang praktis yang tidak ada di toserba lainnya."

Taman Bir, Kekhasan Musim Panas

Tempat yang berada di lantai paling atas Matsuzakaya ini adalah satu-satunya taman bir di Jalan Ginza.

Taman Bir Ginza

Taman bir memungkinkan orang-orang menikmati bir dan makanan ringan di tempat terbuka di bulan-bulan musim panas. Banyak tempat seperti ini dibuat di atap gedung.
Gedung Matsuzakaya ini akan dirobohkan dan dibangun kembali tahun depan. Ini mungkin musim panas terakhir untuk taman bir ini.

Tsutomu Izukura telah menuangkan bir selama 50 tahun dalam hidupnya. Ia ahli menghasilkan busa halus dalam jumlah yang konsisten.

Sonia:
"Lima puluh tahun pengalaman memang sangat jauh berbeda."

Akses

Diperlukan sekitar satu jam menggunakan kereta ekspres dari Bandara Narita ke stasiun Tokyo. Dari stasiun Tokyo, naik kereta bawah tanah Tokyo Metro Marunouchi Line menuju Ginza. Hanya perlu waktu tiga menit dan berhenti di perhentian pertama.

Lihat peta lebih rinci

Ginza

0 komentar

Posting Komentar