Inari Jinja - HadaCircle

Sabtu, Mei 06, 2017

Inari Jinja

Inari Jinja - Istilah Bahasa Jepang "Inari Jinja"

Inari Jinja

Apa Hubungan Antara Inari Jinja dan Kitsune (Rubah)?

Asal muasal mengapa Inari Jinja juga disebut "Okitsune-san" adalah karena orang Jepang pada zaman dahulu sering melihat rubah di desa sehingga menganggap rubah sebagai pelayan dari Dewa Uka No Mitama No Kami. Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa sebutan itu berasal dari rasa terima kasih kepada rubah yang suka memakan hama tanaman padi yaitu tikus. Oleh sebab itu, meskipun rubah bukanlah dewa, terdapat banyak Inari Jinja yang di dalamnya ada patung rubah.

Inari Jinja

Sejak dahulu, Aburaage (tahu yang diiris tipis lalu digoreng) merupakan makanan favorit dari rubah sehingga sering sekali makanan ini dijadikan sesajian di dalam Inari Jinja. Berhubungan dengan hal ini, Aburaage yang dibungkus dengan Sushi disebut Inari Zushi, lalu mie Udon yang di dalamnya ada Aburaage disebut dengan Kitsune Udon.

Abuurage

Merasakan Dunia Lain di Fushimi Inari Jinja (Kuil Fushimi Inari)

Di Distrik Fushimi, Kota Kyoto, ada kuil bernama Fushimi Inari Jinja yang berperan sebagai pusatnya Inari Jinja (Kuil Inari) di seluruh wilayah Jepang. Banyak pengunjung kuil ini yang mempunyai pekerjaan sebagai pedagang atau petani. Bagi orang asing pun, kuil ini menjadi tujuan wisata yang populer karena pemandangan mistis dari "Senbon Torii" (Seribu Batang Torii) yang berderet sepanjang 4 km di kaki Gunung Inari.

Inari Jinja

Festival Inari merupakan festival tradisional terbesar yang diadakan oleh Kuil Fushimi Inari Jinja. Festival ini diadakan pada salah satu hari Minggu di antara tanggal 20 April sampai 3 Mei setiap tahunnya. Di dalam festival ini, terdapat salah satu dari 5 Mikoshi terbesar di Jepang. Pemandangan para lelaki yang sedang menarik Mikoshi ini pasti akan sulit dilupakan.
Comments


EmoticonEmoticon