Menikmati Salju di Sapporo - HadaCircle

Jumat, Mei 12, 2017

Menikmati Salju di Sapporo

Menikmati Salju di Sapporo - Memenuhi permintaan Muhammad Saiful Islam di Bangladesh, kami memperkenalkan cara menikmati musim dingin di Sapporo, seperti Festival Salju Sapporo dan sayuran yang dipendam di bawah salju.

Sapporo

Reporter Refat Ali

Festival Salju Sapporo Mencairkan Hati yang Beku

Festival Salju ke-63 berlangsung di sepanjang 1,5 kilometer Taman Odori. Sebanyak 228 pahatan salju yang indah ukuran kecil, sedang dan besar, menjadi hiasan utama di taman ini.

Taman Odori

Dari kejauhan, Refat melihat pahatan salju terbesar, Taj Mahal. Bangunan salju Taj Mahal dengan tinggi 18 meter ini dipahat untuk memperingati 60 tahun hubungan diplomatik antara Jepang dan India.

Pahatan Salju Taj Mahal

Disebut Benteng Binatang Impian, ini adalah pahatan es yang dirancang oleh anak-anak sekolah kawasan Tohoku yang dilanda bencana.

Benteng Binatang Impian

Salju: Panggung Seni Multikultural

Di sini juga digelar kontes patung salju yang diikuti berbagai negara, kawasan dan kota-kota dari seluruh dunia.
Tempat ini terbuka untuk umum, dan para pengunjung bisa menyaksikan proses pemahatannya.

Festival ini adalah kesempatan mempertemukan keragaman budaya.
Tahun ini 16 tim ikut ambil bagian, sebagian berasal dari negara yang bahkan tidak bersalju.

Sapporo

Sudarshan Patnaik dari India :
"Pada dasarnya kami berasal dari negara bagian Orissa, wilayah India timur. Di sana kami membuat patung-patung pasir. Ada banyak kesamaan antara patung pasir dan salju."

Berjalan Pintar di Salju

Setiap tahunnya, salju yang turun di Sapporo bisa menumpuk sampai enam meter.
Mesin-mesin pengeruk salju berkeliling setiap pagi untuk membersihkan salju.

Sapporo

Berjalan di salju tidaklah mudah.
Pelapis karet bisa sangat berguna supaya tidak tergelincir. Refat langsung membelinya di sebuah toserba kecil terdekat.

Sapporo

Di tempat penyebrangan, ia menemukan sebuah kotak berisi kerikil. Para pejalan kaki menebar kerikil di jalan agar mereka sendiri tidak terjatuh.

Bermain Salju

Ini adalah Taman Takino Suzuran Sapporo.
Orang-orang meluncur menuruni lereng sepanjang 200 meter menggunakan ban-ban karet.

Mereka tidak bisa bermain di halaman sekolah mereka yang tertutupi salju tapi ini merupakan latihan fisik!

Sapporo

Refat:
"Semua orang menikmatinya. Jadi kenapa saya tidak ikut juga?"

Sayuran Beku? Bukan, Sayuran Manis!

Yamashita mengajak Refat ke ladang tempat ia menanam sayuran.

Refat menggali salju.
Setelah menggali sekitar 50 sentimeter, Refat melihat sesuatu yang hijau.

Sapporo

Memendam kol di dalam salju membuatnya menjadi manis. Rasa manisnya mencapai puncaknya di bulan Februari dan Maret. Kol menjadi manis karena melindungi diri dari dingin.

Akses

Perjalanan dengan pesawat dari Bandara Haneda Tokyo ke Bandara New Chitose memakan waktu kurang dari dua jam. Wisatawan dari luar Jepang bisa langsung terbang ke sana. Ada kereta reguler dari bandara dan Anda bisa sampai ke daerah manapun di Sapporo dalam waktu sekitar satu jam.

Lihat peta lebih rinci

Sapporo
Comments


EmoticonEmoticon