Info Wisata Kota Naha, Okinawa

Info Wisata Kota Naha, Okinawa - Dulu kota Naha di Okinawa adalah pusat Kerajaan Ryukyu. Kini kota Naha merupakan tujuan wisata yang populer, dikunjungi lebih dari lima juta orang setiap tahunnya dari seluruh dunia. Mohamed Bouri akan memandu kita melihat-lihat laut biru Naha yang indah, pasar yang ramai dan situs Warisan Dunia Istana Shuri.

Naha, Okinawa

Reporter Mohamed Bouri

Dapur Rakyat Okinawa

Ada banyak toko khas di jalan-jalan kecil yang ada di kedua sisi Kokusai-dori atau Jalan Internasional.

Naha, Okinawa

Naha terletak di dekat laut dan banyak makanan lautnya berkualitas baik. Ikan-ikan segar berjajar di kios-kios di pasar umum dengan warna-warninya yang hijau, biru dan lain-lain.

Bouri:
"Di sini, makanan laut yang sudah saya beli di pasar, bisa dimasak di restoran di lantai dua."

Daerah Shuri, Bekas Ibu Kota Kerajaan Ryukyu

Bagian jalan yang menghubungkan Istana Shuri dengan pelabuhan masih ada hingga kini.
Jalannya berlapis kepingan batu kapur Ryukyu dan atap rumah-rumah di sepanjang jalanan ini masih bergenting merah gaya lama.

Shuri

Bouri menyukai Istana Shuri. Ini adalah tempat raja-raja Ryukyu selama sekitar 500 tahun dari abad ke-15.

Istana Shuri

Bangunan utamanya tampak bergaya Cina dengan dinding-dinding yang berwarna merah dan hiasan naganya. Tapi bubungannya yang berbentuk segitiga bergaya Jepang.

Bernyanyi dan Menari di Kedai-Kedai Lagu Rakyat

Mulai terdengar suara alat musik sanshin dan tari rakyat di sana-sini di sepanjang Kokusai-dori. Ada puluhan kedai untuk menikmati masakan Okinawa dan Awamori, minuman keras setempat, juga permainan musik Okinawa.

Tiba-tiba Bouri dipanggil untuk tampil sebagai musisi tamu. Hal semacam ini memang biasa di kedai-kedai lagu rakyat.

Alat Musik Sanshin

Di Okinawa ada istilah icharibachode, artinya semua menjadi saudara setelah bertemu. Orang-orang yang berkumpul di kedai musik ini juga langsung akrab. Mereka menyanyi dan menari bersama-sama.

Sanshin, Jiwa Warga Okinawa

Sanshin adalah varian alat musik Cina, sanxian, alat petik tiga dawai. Sanshin muncul sekitar abad ke-17 dan disebut-sebut sebagai model asli shamisen Jepang.

Alat Musik Sanshin

Bagian badannya yang terbuat dari kayu, dilapisi kulit ular piton dan tiga dawainya memanjang di bagian lehernya.

Noriyasu Higa, pembuat sanshin:
"Sanshin adalah jiwanya orang Okinawa. Sanshin hadir di setiap aspek kehidupan. Tidak ada alat musik rakyat lainnya di Jepang yang sedekat ini dengan kehidupan rakyat."

Akses

Penerbangan dari Bandara Haneda, Tokyo ke Bandara Naha memerlukan waktu sekitar 2 jam 40 menit. Kokusai-dori dan Istana Shuri dapat dicapai dengan menggunakan monorel dari Bandara Naha.

Lihat peta lebih rinci

Naha, Okinawa

0 komentar

Posting Komentar