Nagasaki, Sejarah Panjang Pertukaran Internasional - HadaCircle

Jumat, Mei 12, 2017

Nagasaki, Sejarah Panjang Pertukaran Internasional

Nagasaki, Sejarah Panjang Pertukaran Internasional

Nagasaki

Nagasaki adalah kota eksotis. Liao Mingzhi memperkenalkan kita pada pesona kota Nagasaki yang berkembang dari perdagangan luar negeri sejak abad ke-17.

Reporter Liao Mingzhi

Dejima, Gerbang Menuju Negara Barat

Orang Barat dan Jepang dengan budaya mereka yang khas datang dan pergi melalui gerbang ini yang terletak di ujung barat Dejima.

Nagasaki

Maket berukuran 1:15 dari aslinya ini, memperlihatkan pulau buatan Dejima yang benar-benar terisolir dari dunia luar dengan parit di sekelilingnya.

Nagasaki

Pada akhir abad ke-19 paritnya ditimbun sehingga pulau buatannya tidak terlihat lagi. Namun kemudian kota Dejima diciptakan kembali dalam suasana zaman dulu, lengkap dengan bangunan-bangunan gaya tradisional di sepanjang jalanannya.

Perjalanan Waktu ke Nagasaki di Abad ke-19

Di Taman Glover yang luas dengan total area 33.000 meter persegi ini terdapat sembilan bangunan gaya Barat.

Taman Glover

Rumah yang dulu adalah tempat tinggal Glover yang sekarang disebut bekas Rumah Glover, merupakan bangunan kayu gaya Barat tertua yang masih bertahan di Jepang.

Taman Glover

Masyarakat di sini dulu menganggap semua orang Barat adalah orang Belanda, jadi jalan menanjak tempat mereka tinggal disebut Tanjakan Belanda.

Taman Glover

Festival Lampion Meriahkan Kota

Festival Lampion adalah salah satu acara musiman yang paling menarik di Nagasaki.
Lima belas ribu lampion digantung di jalanan.

Ini adalah tradisi Cina menggantung lampion merah sebelum Tahun Baru untuk mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan.

Festival Lampion Nagasaki

Naga di sini panjangnya sekitar 20 meter. Naganya tampak seperti sungguhan saat meliuk menari bersemangat diiringi suara-suara kembang api dan gong.

Festival Lampion Nagasaki

Doa Untuk Perdamaian

Taman Perdamaian ini dibangun tahun 1951 untuk mendoakan perdamaian dunia dan mengenang peristiwa bom atom 9 Agustus 1945.

Taman Perdamaian Nagasaki

Monumen di titik nol ini tingginya lebih dari enam meter. Bom atom meledak di udara pada ketinggian 500 meter tepat di atas ini, menewaskan sekitar 74.000 orang.

Taman Perdamaian Nagasaki

Liao:
"Setiap kali datang ke Taman Perdamaian, saya merasakan kengerian senjata nuklir. Saya mendoakan perdamaian dunia dari dasar lubuk hati saya."

Kue Kasutera Nagasaki yang Terkenal

Jiyutei konon adalah restoran Barat pertama di Jepang. Bangunannya kemudian dipindahkan ke Taman Glover. Lantai atasnya sekarang dijadikan kedai teh.

Jiyutei

Ini adalah sejenis kue bolu, yang berakar dari Portugal dan Spanyol, terbuat dari tepung terigu, telur dan gula yang dipanggang di dalam oven.

Kasutera

Liao:
"Lembut dan gurih dengan rasa telur yang kuat. Kue yang pas dimakan ketika kita lelah."

Akses

Penerbangan dari Bandara Haneda di Tokyo ke Bandara Nagasaki memakan waktu sekitar dua jam. Sementara bus dari Bandara Nagasaki ke pusat kota adalah sekitar 50 menit.

Lihat peta lebih rinci

Nagasaki
Comments


EmoticonEmoticon