Menikmati Teh Jepang di Shizuoka - HadaCircle

Minggu, Mei 07, 2017

Menikmati Teh Jepang di Shizuoka

Menikmati Teh Jepang di Shizuoka - Kita akan mengunjungi daerah penghasil teh nomor satu Jepang, Shizuoka, menanggapi permintaan dari Myat Noe yang tinggal di Myanmar.

Teh Shizuoka

Reporter Ko Nge

Shimada, kota yang terkenal karena tehnya

Para wisatawan dapat berkeliling di daerah ini dengan menumpangi kereta uap, yang merupakan daya tarik wisatawan yang populer.

Kereta uap membunyikan peluitnya ketika bergerak menarik gerbong yang ditumpangi para wisatawan menuju perkebunan teh. Ini adalah pemandangan yang mengingatkan kembali ke zaman dulu.

Barisan pepohonan teh yang rapi terhampar di sekeliling, sejauh mata memandang. Pohon-pohon teh ditanam di atas seluruh lahan yang berbukit-bukit itu dan pucuk-pucuk hijau segarnya yang lembut terlihat seperti bergelombang dengan begitu banyak ombak.

Musim memetik teh dimulai dari awal musim panas

Teh di Jepang dikelompokkan ke dalam teh pertama, teh kedua dan teh ketiga tergantung pada masa petiknya. Teh pertama dipetik pada akhir April dan awal Mei.

Teh Shizuoka

Di perkebunan teh, orang-orang saling berpasangan mengoperasikan mesin pemetik teh. Mesin-mesin itu seperti sisir yang digerakkan mesin, dengan ditumpu pada kedua ujungnya, menyusuri kebun teh baris demi baris seperti pemangkas pagar tanaman.

Perkebunan teh ini dikelola dengan cara yang berbeda. Pekerjanya adalah para relawan yang datang dari seluruh dunia. Tempat ini menyediakan penginapan dan makanan gratis.

Sencha, teh hijau yang populer

Pabrik ini memproduksi sencha yang merupakan jenis teh yang paling umum.
Ciri khas sencha adalah warnanya yang hijau.
Teh hijau Jepang langsung dikukus setelah dipetik dan itu sepenuhnya menghambat proses fermentasi. Inilah mengapa warnanya tetap hijau segar.

Perkebunan teh ini mengukus teh selama sekitar tiga menit untuk menghasilkan sencha. Cara ini mengurangi rasa pahitnya dan memunculkan rasa manis alami pada tehnya. Teh kemudian diremas-remas sambil dipanaskan lalu dikeringkan.

Teh Shizuoka

Yoshimitsu Masuda:
"Hanya daun-daun yang halus dan segar yang dipakai, sehingga rasanya manis dan enak diminum."

Cara menyeduh teh Jepang yang baik

Suhu air adalah kuncinya. Didihkan air kemudian tuang ke dalam cangkir agar suhunya turun. Baru setelah itu dimasukkan ke dalam teko berisi teh sehingga suhunya pas. Kemudian biarkan di dalam teko selama sekitar satu menit.

Untuk sencha, air panas digunakan agar mengeluarkan rasa pahitnya, sementara air hangat-hangat kuku untuk memunculkan rasa manisnya.

Ko Nge:
"Hari ini saya belajar bahwa suhu air yang berbeda akan menentukan teh yang kita buat apakah terasa pahit atau manis."

Demi kesehatan, makanlah daun teh

Di Myanmar, teh tidak hanya diminum tetapi juga dimakan. Di Shizuoka juga ada berbagai makanan yang dibuat menggunakan daun teh.

Teh mengandung banyak zat yang menyehatkan mulai dari katekin hingga vitamin C dan E.
Pertama, mari makan mi soba yang dilumuri bubuk teh.

Ko Nge:
"Bau harum tehnya akan lebih tercium kalau kita menyeruput mi dengan suara keras seperti orang Jepang."

Akses

Kalau Anda dari luar Jepang, akses dari Bandara Haneda di Tokyo dan Bandara Narita menuju Shizuoka cukup mudah. Pertama naik kereta ke Shinagawa di pusat Tokyo lalu ganti kereta dengan kereta kecepatan tinggi Shinkansen menuju Shizuoka. Waktu tempuh dari Shinagawa ke Shizuoka sekitar satu jam. Lalu kira-kira dalam waktu setengah jam dengan menggunakan kereta biasa, Anda akan sampai di perkebunan teh di kota Shimada.

Lihat peta lebih rinci

Shizuoka
Comments


EmoticonEmoticon