Tegakkan Aturan-Aturan yang Berlaku - HadaCircle

2 Mei 2017

Tegakkan Aturan-Aturan yang Berlaku

Tegakkan Aturan-Aturan yang Berlaku - PAKAR Hukum Tata Negara Jimly Ashiddiqie menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara Pancasila sudah final. Tetapi masyarakat di dalamnya tetap membiarkan yang kiri, kanan, tengah, atas dan sebagainya untuk bergerak sebagai dinamika di tengah masyarakat.

Seminar Indonesia

"Jadi, tegakkan saja aturan-aturan yang sudah berlaku. Tegakkan hukum dengan tegas," kata Jimly dalam Seminar dan Lokakarya "Indonesia di Persimpangan: Negara Pancasila vs Negara Agama" di Hotel Aryaduta, Jakarta Sabtu, (8/4).

Dalam seminar digelar oleh Indonesian Conference of Religion and Peace (ICRP) dan Institute for Interfaith Dialogue (Interfidei) bekerjasama dengan Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI), Maarif Institute, Komnas HAM, Jaringan Antar-Iman Indonesia (JAII), Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) dan Yayasan Cahaya Guru (YCG) tersebut, Jimly menekankan bahwa tren konservatisme, tren terorisme ialah cermin ketidakberdayaan.

"Maka, kunci ketidakberdayaan harus diselesaikan. Kunci yang harus dikembangkan adalah pola hubungan yang inklusif dan universal. Sebab pluralitas kita terpecah belah," ulasnya.

Ia pun mau mengajak semua pihak untuk optimistis. Menggunakan gaya komunikasi yang optimistis.

"Sebab, jika kita pesimis dan khawatir negara ini terpecah belah seperti Suriah, nanti akan didengar dan membuat kelompok yang ingin memecah belah bangsa semakin bersemangat," tuturnya.

Sebab, lanjut Jimly, bagaimanapun bangsa ini sudah teruji dalam sejarah sebagai masyarakat yang toleran.
Comments


EmoticonEmoticon