Takamatsu, Kota Legenda "Setan" - HadaCircle

Sabtu, Mei 13, 2017

Takamatsu, Kota Legenda "Setan"

Takamatsu, Kota Legenda "Setan" - Berkeliling ke beberapa tempat yang ada kaitannya dengan legenda "setan" di Takamatsu.

Takamatsu

Reporter Kim Sehyun

Menjelajahi "Onigashima"

Orang-orang menyebut Megijima sebagai latar cerita legenda Jepang terkenal, Momotaro si Anak Buah Persik. Setan-setan jahat konon dulu tinggal di sana.

Megijima

Ini adalah Gua Setan, yang ditemukan sekitar seratus tahun lalu.
Gua ini panjangnya 400 meter dengan luas 4.000 meter persegi.
Suhu di luar lebih dari 25 derajat Celsius tapi di dalam gua hanya sekitar 10 derajat.

Gua Setan Takamatsu

Sebagian orang di daerah ini mengatakan dulu gua ini adalah tempat persembunyian para perompak. Sekarang ini tempat ini menjadi daya tarik wisata bagi yang ingin mengetahui dunia perompak yang dianggap "setan mengerikan" oleh penduduk setempat.

Gua Setan Takamatsu

Kinashi, Produsen Utama "Bonsai"

Keiji Kandaka, kepala Asosiasi Pembudi Daya Bonsai Kinashi, membudidayakan puluhan ribu bonsai di rumahnya.

Bonsai Kinashi

Di belakang ada bonsai yang sangat tua. Bonsai berusia lebih dari 200 tahun ini dulunya dimiliki seorang politisi terkenal. Di pasaran, harganya mungkin bisa mencapai puluhan juta yen.

Bonsai Berusia 200 Tahun

Kandaka:
"Hal yang mendasar tentang bonsai adalah kita menumbuhkan pohonnya dengan keindahan bentuk yang sama dengan di alam bebas. Pohonnya harus terlihat seperti pohon yang tumbuh secara alami selama puluhan tahun, berabad-abad."

Batu Sanukite yang Mengeluarkan Suara Indah

Sanukite adalah batu berharga dari kawasan ini. Batu ini sejenis andesit yang terbentuk dari pendinginan magma dan magnesium yang sangat kaya.

Batu Sanukite

Sebuah alat musik yang disebut "koto" batu dipahat dari batu ini. Batangannya, yang terbuat dari batu sanukite, memiliki panjang yang berbeda dengan yang terpanjang di sebelah kiri.

Koto

Kim
"Ini hanyalah batu alam, tapi getaran bunyinya benar-benar indah. Terdengar seperti bunyi yang sangat ringan yang menyebar melalui udara."

Koto

Mi "Udon" Buatan Tangan, Kekhasan Lokal

Mi "udon" adalah kekhashan Takamatsu. Dibuat dengan tangan secara tradisional, mi ini dikenal karena kekenyalannya.

Restoran ini merekomendasikan masakan sederhana, mi yang baru direbus dicampur telur mentah dan dimakan dengan sedikit kecap asin.

Mie Udon

Kim:
"Mi-nya lembut karena memang baru dibuat dan ya, kenyal."

Akses

Bandara Takamatsu dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu jam dua puluh menit dari Bandara Haneda di Tokyo. Perlu waktu sekitar 40 menit untuk sampai di kota, menggunakan bus bandara.

Lihat peta lebih rinci

Takamatsu
Comments


EmoticonEmoticon