Menikmati Keindahan Alam dan Makanan di Wajima - HadaCircle

Minggu, Mei 07, 2017

Menikmati Keindahan Alam dan Makanan di Wajima

Menikmati Keindahan Alam dan Makanan di Wajima - Benjamin Maxwell Flatt, warga Australia, memperkenalkan pesona Wajima di Semenanjung Noto, Provinsi Ishikawa.

Wajima

Reporter Benjamin Maxwell Flatt

Wajima Asaichi, pasar pagi yang didominasi kaum perempuan

Ini adalah Asaichi, pasar pagi di Wajima.
Pukul delapan pagi, sekitar 200 kios berjejer di kedua sisi jalan menjual hasil laut, makanan kering, sayuran, kerajinan tradisional dan lain sebagainya.

Wajima Asaichi

Yang terdengar hanyalah suara perempuan! Ini adalah keunikan Wajima, di mana hampir semua penjual dan pembelinya adalah perempuan.
Katanya kaum lelakinya bekerja mencari ikan sejak tengah malam dan kaum perempuan membawa ikan itu ke pasar pagi untuk dijual. Itulah mengapa terlihat lebih banyak perempuan yang bekerja di pasar itu daripada lelaki.

Benjamin:
"Menurut saya, kemurahan hati dan suasana santai bisa dinikmati di pasar pagi ini. Teman-teman saya dari Australia juga suka menikmati suasana Noto ini."

Shiroyone Senmaida, Warisan Pertanian Dunia

Menyusuri sepanjang pesisir ini, kita akan melihat sawah-sawah berteras yang menanjak curam hingga ke lereng gunung. Sawah-sawah ini terlalu kecil untuk dimasuki traktor, karena itu seluruh pekerjaan mulai dari menanam hingga memanen masih dilakukan dengan tangan.

Shiroyone Senmaida

Ketika Benjamin datang di awal September, padi-padi tampak subur dengan bulir-bulir yang matang. Padi yang merunduk itu melambai-lambai tertiup angin seperti laut luas yang menguning.

Benjamin:
"Sawah-sawah... dengan pemandangan padi yang menguning dan lautnya yang biru, luar biasa indah. Di tempat lain kita tidak akan bisa melihat kekontrasan warna sekaligus keindahan alam yang sama dari laut yang berkilau biru dengan pegunungan hijau di belakangnya dan sawahnya yang menguning."

"Noto Italian", masakan Italia yang menggunakan bahan-bahan lokal

Bersama istrinya yang warga Jepang, Chikako, Benjamin mengelola sebuah restoran sekitar 30 menit berkendara dari Wajima.

Ishiri adalah saus tradisional yang terbuat dari makanan laut yang digunakan masyarakat setempat dari dulu. Sejak tahun lalu Benjamin membuat ishiri dan merasa tertantang membuat masakan menggunakan saus ishiri.

Noto Italian

Menu hari ini adalah pasta cumi aori ika. Masakan istimewa yang disebut "noto Italian" ini menggunakan bahan dan bumbu lokal.

Kerajinan tradisional Wajimanuri

Kerajinan vernis Wajima telah ditetapkan sebagai kerajinan tradisional Jepang. Kerajinan ini menggunakan alas kayu yang tebal. Campuran bahan baku vernis, perekat nasi dan tanah liat dilapis berulang kali untuk mencapai ketebalan yang diinginkan. Teknik vernis Wajimanuri dipakai untuk membuat peralatan makan seperti mangkuk dan piring yang berkualitas tinggi.

Wajimanuri

Kerajinan ini dibuat melalui 124 tahapan mulai dari awal pembuatan alas kayunya hingga tahap akhir menghaluskan lapisan vernis Wajima.

Ciri khas utama dari kerajinan vernis Wajima adalah penyelesaian pembagian tugasnya. Masing-masing pekerjaan membuat alas kayu, melapisi vernis, mengukir hiasan dan lain sebagainya dilakukan oleh pengrajin berbeda.
Sepenjang karir mereka, para pengrajin vernis ini terus mengasah kemampuan, menyempurnakan pekerjaan mereka. Ini adalah bidang yang sangat mendalam.

Tantangan Wajimanuri!

Di sanggar tempat pengunjung bisa mencoba membuat kerajinan tradisional Wajima, Benjamin belajar memvernis sumpitnya sendiri.

Benjamin menggunakan pisau khusus kecil seperti pensil untuk mengukir pola di permukaan sumpit. Di tahap akhir, ia menaburi ukiran itu dengan debu emas sehingga pola itu pun muncul dalam warna emas.

Sumpitnya selesai!
Benjamin mengukir nama putra dan putrinya pada sumpitnya. Sumpit itu menjadi hadiah yang sempurna.

Akses

Untuk mencapai Wajima, perjalanan dengan pesawat dari Bandara Haneda Tokyo ke Bandara Noto memakan waktu satu jam dan diperlukan 30 menit lagi menggunakan bus dari bandara ke pusat kota.

Lihat peta lebih rinci


Wajima
Comments


EmoticonEmoticon