Jepang Perluas Sanksi atas Korea Utara

Jepang akan memperluas sanksi terhadap Korea Utara dengan membekukan aset terhadap sembilan organisasi dan 26 individu baru guna meningkatkan tekanan atas Pyongyang.

Trump - Abe

Kabinet Jepang menyetujui langkah tersebut pada Selasa (07/11/2017) sehari setelah Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump bahwa Jepang akan mempertegas sanksi terhadap Korea Utara. Trump menyambut baik langkah tersebut.

Entitas baru yang dikenai sanksi tersebut adalah bank-bank Korea Utara yang beralamat di Cina, Rusia, Libia dan Uni Emirat Arab beserta para perwakilannya. Dengan demikian jumlah subjek pembekuan aset Korea Utara menjadi 84 organisasi dan 108 individu.

Menteri Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengatakan pemerintah memutuskan untuk memperluas pembekuan aset guna meningkatkan tekanan atas Korea Utara, selaras dengan apa yang dilakukan Amerika Serikat. Langkah tersebut termasuk larangan masuk bagi seluruh kapal di pelabuhan Korea Utara. Transfer dana juga dilarang, kecuali untuk bantuan kemanusiaan dengan nilai maksimal 900 dolar.

0 komentar

Posting Komentar